Politeknik NSC Surabaya

Kuliah, Kerja, Surabaya, Kerja kuliah, Kuliah Kerja

2.23.2017

Kesiapan SDM di Era Globalisasi bidang Perhotelan

Berdasar data dari Biro Pusat Statistik, jumlah penduduk Indonesia yang bekerja sebanyak 118,41 juta orang seperti tampak dalam tabel berikut:

Jumlah Angkatan Kerja, Penduduk yang Bekerja, dan Penganggur
2014-2016 (juta orang)
Diantara jumlah tersebut, sebanyak 45,83 juta merupakan buruh atau karyawan seperti tampak pada tabel berikut:
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja
Menurut Status Pekerjaan Utama
2014-2016 (juta orang)
Dan dari jumlah itu, yang memiliki ijazah Diploma hanya sebanyak 3,41 juta orang seperti dalam tabel berikut:
Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas yang Bekerja
Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
2014-2016 (juta orang)
Berdasarkan masukan dari berbagai sumber, praktisi dan akademisi, maka untuk bidang perhotelan diperlukan skill diantaranya seperti tampak pada gambar berikut:
Kualitas SDM Hotel yang Diharapkan

Berdasarkan dari berbagai sumber pula diketahui trend mobilisasi SDM Hotel akhir-akhir ini tampak seperti gambar berikut:
Trend Mobilisasi SDM Hotel
Seperti kita ketahui pada umumnya bahwa kualitas SDM Hotel memiliki kelengkapan dalan aspek knowledge, skill, dan attitude, namun ini harus selalu ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan industri dalam skala nasional maupun skala internasional.
What the Point of HR?
Jika hal tersebut dilakukan secara konsisten maka SDM Hotel di Indonesia akan memiliki kemampuan untuk berperan dalam industri perhotelan di Indonesia atau di dunia internasional' Semoga


2.22.2017

VISI SEBUAH LEMBAGA PENDIDIKAN

Keberadaan sebuah lembaga pendidikan sangat diperlukan bagi suatu komunitas masyarakat, daerah, negara, bahkan dunia. Dengan adanya lembaga pendidikan maka masyarakat akan memiliki kesempatan untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya. Perkembangan terakhir, lembaga pedidikan di Indonesia juga dituntut untuk bisa membentuk attitude dari peserta didiknya. Diharapkan dengan adanya lembaga pendidikan tersebut maka kualitas sumber daya manusia sebuah daerah atau negara akan meningkat dan dapat memberikan kontribusi bagi daerah atau negara dimana mereka tinggal.

Salah satu jenjang pendidikan di Indonesia adalah perguruan tinggi yang terdiri dari universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, akademi, dan akademi komunitas. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena mahasiswa dan atau lulusannya diharapkan dapat memperoleh pekerjaan dan atau menjadi pengusaha atau profesional.

Tugas berat perguruan tinggi adalah menjamin bahwa lulusannya benar-benar berkualitas dan berguna bagi masyarakat, daerah, dan negara. Kebanyakan perguruan tinggi memiliki asumsi bahwa dengan memiliki kurikulum yang baik dan up to date serta proses pembelajaran yang standar akan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Namun, banyak perguruan tinggi yang tidak memantau secara detail apakah benar semua lulusannya bisa menjadi orang yang berguna dan berhasil. Belum lagi jika ditelusuri lebih lanjut apakah lulusannya bekerja pada bidang yang sesuai dengan jurusan yang ditempuhnya di perguruan tinggi. Berapa masa tunggu dalam memperoleh pekerjaaan. Apakah mata kuliah yang diajarkan bisa diaplikasikan di tempat kerjanya, dan lain-lain. Sulit membayangkan bagaimana peguruan tinggi bisa memastikan hal-hal tersebut apalagi bagi perguruan tinggi yang jumlah mahasiswanya puluhan ribu atau ratusan ribu.

Pada dasarnya, menurut pendapat penulis, perguruan tinggi memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan nilai atau value sehingga harkat dari mahasiswa dan atau lulusannya menjadi lebih baik di masyarakat. Peningkatan nilai ini harus menyentuh pada 3 aspek yang terdiri dari knowledge, skill, dan attitude. Nilai ketiga aspek ini harus dapat dibuktikan dengan portofolio yang baik dari setiap mahasiswa dan atau lulusan perguruan tinggi.

Sekarang bisa dibayangkan betapa besarnya tanggungjawab perguruan tinggi dalam meningkatkan nilai peserta didik/mahasiswa/lulusannya agar berguna bagi masyarakat.