Politeknik NSC Surabaya

Kuliah, Kerja, Surabaya, Kerja kuliah, Kuliah Kerja

5.30.2016

PENTINGNYA PERDAGANGAN INTERNASIONAL DALAM EKONOMI GLOBAL

Dengan perdagangan internasional memungkinkan pabrik dan distributor untuk memperoleh produk, layanan, dan komponen yang diproduksi di luar negeri. Mereka membutuhkan barang dan jasa tersebut karena keuntungan biaya atau untuk belajar tentang metode teknis canggih yang digunakan di luar negeri; misalnya, metode yang membantu mengurangi biaya produksi pada harga yang lebih rendah dan pada gilirannya, mendorong lebih banyak konsumsi sehingga menghasilkan peningkatan keuntungan. Perdagangan juga memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan sumber daya yang tidak tersedia di dalam negeri. Selain menyediakan berbagai barang dan jasa bagi konsumen, perdagangan internasional juga akan meningkatkan pendapatan dan lapangan kerja.

Kuliah, Kerja, Surabaya, Kerja kuliah, Kuliah Kerja
Ekspor menciptakan lapangan kerja dengan upah yang lebih tinggi. Sebuah penelitian tentang upah dan perdagangan, menemukan korelasi positif yang kuat antara intensitas ekspor dan upah. Hal ini dapat dijelaskan oleh fakta bahwa sektor ekspor cenderung menunjukkan tingkat produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain. Hal ini juga konsisten dengan teori ekonomi, di mana suatu bangsa yang menikmati keunggulan komparatif pada industri mereka, pekerja cenderung lebih produktif dan karena itu menerima upah yang lebih tinggi.

Negara kecil cenderung lebih bergantung pada perdagangan internasional daripada yang lebih besar karena mereka kurang mampu memproduksi semua yang mereka butuhkan. Negara yang lebih besar (dalam hal populasi) mengimpor barang lebih sedikit karena negara-negara tersebut cenderung memiliki diversifikasi ekonomi yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan sebagian besar kebutuhan mereka sendiri.

Saat ini, integrasi ekonomi dunia didorong oleh kemajuan teknologi komunikasi dan informasi serta kebijakan pemerintah untuk mengurangi hambatan terhadap aliran perdagangan dan arus modal. Integrasi ini tumbuh dari negara-negara yang telah mengintensifkan tekanan kompetitif karena negara memiliki akses yang sama terhadap pengetahuan dan teknologi. Pemikiran tradisional tentang keunggulan komparatif tidak tepat lagi sesuai dengan pola produksi dan perdagangan saat ini.

Jadi, manfaat utama dari perdagangan internasional adalah untuk memperoleh berbagai barang dan jasa, untuk mengurangi biaya produksi, meningkatkan pendapatan dan lapangan kerja, untuk belajar tentang metode teknis canggih yang digunakan di luar negeri, dan untuk mengamankan bahan baku.

Penentu utama ekspor yaitu akses transportasi, pemasaran, dan jasa lainnya; nilai tukar; dan perdagangan pemerintah dan kebijakan nilai tukar. Sedangkan penentu utama dari impor yaitu pendapatan per kapita, harga impor, nilai tukar, perdagangan pemerintah dan kebijakan nilai tukar, dan ketersediaan valuta asing.